Rabu, 21 Desember 2011
Danau dalam Laut Meksiko
“Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” (QS Fushshilat : 53)
“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)
Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia.
Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya kerana tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang masin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.
Fenomena ganjil itu memeningkan Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air masin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawapan yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.
Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor Muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan ( surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez . Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan.. .”Artinya: “Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh ditembus.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.
Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diertikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air masin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju minhuma lu’lu`u wal marjaan” ertinya “Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak
ditemukan mutiara.
Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam
akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahawa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.
Selat Gibraltar
Selat Gibraltar.. Ada dalam Al Quran surat ke 25 ayat 53... "ALLAH ciptakan dua laut yg berdampingan yg satu tawar yg satu asin & antara keduanya ada batas yg tdk dpt dilampaui masing- masing
Believe it or not..??
Allah Maha Besar.
Apapun yang tak mungkin difikir oleh logika bisa terjadi atas kehendakNYA.
Galaksi Black Eye Messier
Gambar ini merupakan foto dari galaksi Black Eye Messier 64 atau biasa juga disebut galaksi Evil Eye.
Luarbiasa bukan? Benda angkasa ini hasil dari tubrukan dua buah galaksi
(Allahu akbar... bukan main luarbiasanya, bayangin aja yang bertubrukan itu galaksi lho, lah tubrukan antar kepala aja udah bikin puyeng kliyengan gimana tubrukan antar galaksi (*o*)].
Galaksi Messier 64 berada sekitar 17 (tujuh belas) juta tahun cahaya dari bumi.
Teleskop Hubble mengungkap suatu keanehan dari galaksi ini, dimana gas yang berada ditepian galaksi berputar berlawanan arah dengan putaran galaksi. Para astronomer meyakini gerakan hebat ini akibat dari serapan galaksi terhadap satelit-satelit galaksi itu sendiri. Bintang-bintang muda selalu terbentuk di daerah sekitar dua arah putaran tersebut.
Subhanallah….. Allahu Akbar!!! Maha Besar Allah dengan segala kedahsyatan dan keindahan ciptaanNya.
Ketika saya browsing gambar-gambar objek luar angkasa seperti yang saya tulis diatas benar-benar membuat hati saya berdebar dag dig dug,,, tak habis pikir ternyata kita ini benar-benar sangat keciiil diantar makhluk-makhluk ciptaan Allah lainnya, apalagi dibandingkan dengan Sang Maha Pencipta itu sendiri, namun sayangnya makhluk yang teramat kecil bahkan tidak keliatan dari atas langit ini masih suka sombong, ujub kepada orang lain bahkan menyombongkan diri dihadapan Tuhan nya.
Minggu, 04 Desember 2011
I Have to Believe It
Dear my new family,
I hope one of you guys, read this posting.
Dari 2 Desember sampai saat ini 4 Desember.
It's so hard for me.. i don't know, why this happened
But I know, kalian jauh lebih susah, sedih, bahkan sakit merasakannya.
I hope one of you guys, read this posting.
Dari 2 Desember sampai saat ini 4 Desember.
masih berharap bahwa semua ini hanya sekedar nightmare.
Susah untuk mencoba percaya akan hal itu.
Tapi, ya itulah kenyataanya.
Someone of you tell me that I have to believe it. Beacause ending something is the beginning of something.
It's so hard for me.. i don't know, why this happened
But I know, kalian jauh lebih susah, sedih, bahkan sakit merasakannya.
I love the learning process..
I will never forget this experience..
I will never forget this experience..
Thanks for everything you gave to me.
Semoga Allah selalu melindungi kalian dan memberikan kesuksesan melebihi yang pernah kalian dapatkan.
I'm here, If you need my help.
Langganan:
Komentar (Atom)


